Sajak Harian 5: Ana

“Hai Ana”
Sapaku dalam hati yang mungkin tak pernah ku ungkapkan
Aku hanya seorang biasa
Biasa dalam hal gaya
Biasa dalam pergaulan
Biasa dalam kebiasaan
Aku bukan tipe manusia yang mudah mengenal manusia lainnya
Bahkan, untuk lawan jenis sekalipun
Aku mengetahui dirimu saat kita ada dalam kesempatan yang sama
Yang membedakan disini, hanya aku 1 tingkat diatasmu

“Hei Ana”
Aku terkejut ketika sahabatku bahkan sudah mendahuluiku untuk menyapamu
Seorang gadis, adik kelasku, yang manis, mempesona
Bahkan memanggil saja aku tidak bisa

“Hei Ana”
Waktu sudah berlalu lama sejak saat itu
Kamu dan sahabatku sudah selalu terlihat bersama
Kamu yang selalu menyunggingkan garis senyum dan gelak tawa disaat bersamanya, bisa sedikit membuatku ikut tersenyum
Tak apa dalam hati pun

Selamat bahagia, Ana
Dan daun-daun pun mulai berguguran

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s