Sajak Harian 7: Yang Ternyata Kelabu

Kamu yang tak biasa bernyanyi akhirnya melantunkan
Alunan yang katanya membuat dunia tak selalu terlihat kelabu
Apa salahku, yang justru, kelabu adalah pemeran utama yang selalu kejalani disetiap langkah ini,
Kamu mungkin melihat terang yang dia janjikan
Sedang aku melayani kenestapaan di remang-remang
Melihat lekukan manis di bibirmu
Menatap kamu yang merenda tawa bersama malaikatmu
Ah, andai saja si tuan syair ini malaikatmu
Tapi aku bukan humoris
Bukan yang kau anggap setia
Bukan Don Juan-mu pula
Tak semenarik dia
Sekiranya dia juga dapat berkutat dengan kata-kata ini
Mungkin aku tak dapat berada di dekatmu barang sejarang ini
Sudahlah nikmati saja atmosfir kalian berdua
Ijinkan aku hanya menonton

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s