Aku Bangga Menyemat Namamu di Belakang Namaku (15 Oktober)

Semua mengagungkan ibu
Semua hal
Sosok wanita ini selalu dipuja
Sajak, prosa, senandung
Seakan sosok ibu ini tak tergantikan
Memang benar begitu
Tapi ingatkah kau
Bahwa kita semua masih punya 1 malaikat lagi?

Dia lah sebenar-benarnya pemimpin
Sebenar-benarnya pengajar
Imam terbaik bahkan jika aku sudah besar nanti
Mengajarkan aku banyak hal
Jarang ada sajak, prosa atau senandung dipersembahkan untuknya
Sosok sebenar-benarnya lelaki
Berlelah setiap waktu
Menguras banyaknya keringat
Hampir di setiap langkah hidupnya
Untuk buah hatinya, masa depan harapannya

Maafkan segala tindak tanduk tak termaafkanku
Maafkan segala tuturku yang menyakitimu
Walau kutahu memaafkan bukan berarti hilang bekas sakit
Tapi aku mencintaimu
Menyayangimu
Layaknya engkau mencintai anak-anakmu
“Ismail”
Aku bangga menyemat namamu di belakang namaku
Selamat ulang tahun, Ayah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s