Sajak Harian 8: Memang Tak Butuh Alasan, Tapi Kenapa Tuhan Membiarkan Kita Melakukan Percakapan?

Kita tak pernah benar-benar dekat lagi
Tidak sejak saat itu
Dan waktu ini datang
Kita dekat sekali
Sudah lama waktu itu berlalu

Kesempatan ini datang
Canda tawa kembali pulang
Pulang sejenak bersama kamu yang datang
Kenapa ini bisa terjadi

Apakah Tuhan punya alasan
Memberikan kita kesempatan
Melakukan sebuah perbincangan
Yang menyeruakkan segala macam kenangan
Menyibakkan tentang kebenaran

Banyak sudah kita bicarakan
Banyak pula yang kita kenang
Aku tak peka pada penilaian
Kalau kamu berkehendak sudi aku menjawab
Pernyataan yang kamu katakan
Aku mungkin mencoba berpindah saat itu
Disaat kamu seakan enggan bersamaku
Rasa ketidakpantasan yang tertinggal di diriku
Namun sebenarnya saat itu kamu masih di hati
Dia yang saat itu ternyata angin lalu

Pada saat kamu mengatakannya aku hanya bisa tersentak
Menyesali kebodohan yang sekali lagi meninggalkan jarak antara kita

Setelah apa yang kita perbincangkan hari ini
Mungkin kamu tak memikirkan apapun
Tapi aku bersesal di sepanjang jalan
Memikirkan banyak hal yang sebenarnya tak akan bisa kembali digapai

Sudahlah, aku yakin kamu sudah memilih pilihan yg tepat untuk menjaga hatimu
Ingin aku bertanya lagi seperti pada saat kamu pergi
“Masihkah ada kemungkinan untuk kita?”

Terimakasih, pelita hati

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s