Kenapa Saya Jadi Fans JKT48?

tuan ganjil

Sekedar curhat, tidak lebih.

Jawaban pertanyaan itu ketika pertama kali saya bilang saya menyukai JKT48 sekitar setahun lalu adalah lagu-lagunya. Di luar situasi bahwa saya sempat menggemari AKB48 sesaat di tahun 2008, saya kira hampir semua penggemar anime dan dorama Jepang yang banjir di televisi pada tahun 1990-an hingga awal 2000-an familiar dengan musik yang mereka bawakan. Lirik-lirik yang puitis tapi mengena permasalahan sehari-hari dengan musik yang kebanyakan upbeat menciptakan semacam rasa melankolik sekaligus optimisme secara bersamaan. Bagi orang awam penerjemahan lirik yang bergaya Haiku tersebut mungkin terdengar aneh ditambah lagi kualitas terjemahan lagu-lagu JKT48 pada saat itu tidak bisa dibilang memuaskan. Karena itu, saya pikir JKT48 hanya akan populer di kalangan pecinta budaya Jepang saja. Saya tidak pernah lebih salah lagi.

JKT48 adalah fenomena. Istilah bombastis ini belakangan seringkali digunakan berbagai media untuk menjelaskan perkembangan JKT48 yang sulit dipahami oleh kebanyakan orang Indonesia. Orang bisa mengerti ketika kebanyakan…

View original post 1,093 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s