Berpulangnya Sang Pemberi Nama

21 Mei, 20 tahun yang lalu, pukul 3 sore lewat 15 menit, jiwa baru diturunkan ke Bumi. Dititipkan oleh Tuhan kepada sepasang suami-istri yang berbahagia. Konon, pada saat itu, baik sang suami maupun istri masih bingung untuk memberikan nama kepada buah hatinya. Akhirnya, bapak dari sang suami memberikan usulan agar beliau yang memberikan nama kepada si jabang bayi ini. Beliau, yang kupanggil Bapa Aki, memberikan sebuah nama.

Muhammad Luthfi Ismail.

***

Kejadian yang kuceritakan seperti diatas tadi kudapat dari ayah saat aku masih SD. Aku tak pernah secara langsung menanyakan kepada Bapa Aki (panggilanku untuk kakek dari ayahku) kenapa beliau memberiku nama Muhammad Luthfi Ismail. Tapi ayahku-lah yang menceritakan alasan kenapa Bapa Aki memilih nama itu untukku.

“Nama kamu mengandung 2 nama orang nabi besar sepanjang sejarah. Satu, Muhammad SAW. Nabi terakhir, nabi penutup dan penyempurna dari semua nabi-nabi yang turun sebelumnya. Dua, Ismail As. Kakek moyang dari Muhammad SAW itu sendiri, anak dari Khalilullah, Ibrahim As. Bahkan kalau kamu mengeja namamu dengan ejaan Bahasa Indonesia, ada kata ‘Luth’ di namamu, dan kamu punya 3 nama nabi di nama kamu.”

Aku dari dulu sangat bangga dengan namaku ini. Orang-orang pun acapkali memuji namaku. Lalu, waktu entah kapan (aku lupa) ayah berkata lagi:

“Inti dari Bapa Aki ngasih nama itu ke kamu adalah, kamu harus bisa mencontoh semua tauladan mereka. Misalnya: jadilah terpuji bagai Muhammad SAW, jadilah bijak bagai Ismail As, dan membela juga menyerukan sesuatu kepada yang benar walaupun kamu minoritas bagai Luth As.”

Aku sangat bangga pada kakekku.

***

Aku lumayan sering mengunjungi kakekku. Minimal setiap tahun aku pasti mengunjunginya. Walaupun perjalan yang kutempuh lumayan jauh karena rumahnya ada di Desa Saguling. Terdengar familiar? Ya, rumahnya ada disekitar Waduk Saguling, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Menyembelih ayam, berkebun dan banyak kegiatan lainnya yang Bapa Aki ajarkan. Dan beberapa tahun terakhir ini, aku sering juga menjenguknya baik di RS Dustira, Cimahi atau di rumah pamanku di Cipatat. Karena akhir-akhir ini, Bapa Aki sering sakit.

***

20 Juli 2014. Bulan Puasa. Hari Minggu. Dan aku bermalas-malasan sejak pagi hari. Entah kenapa, tapi aku merasakan hari ini seperti berjalan cepat dan lambat. Ah susah mendeskripsikannya. Beberapa kali aku ketiduran saat aku sedang menonton atau membaca. Aku merasa tidur pulas dan dalam waktu yang lama. Setelah terbangun, saat melihat jam, aku ternyata hanya tertidur 30 menit atau 1 jam. Tidak selama yang aku rasakan. Aneh.
Jam 2 siang aku lagi-lagi terbangun dari ketiduran. Jam setengah 3 sore, aku mendapat sms dari ibuku.

screenshot

Bingung. Aku hanya bisa diam. Kenapa tidak ada yang memberikan kabar Bapa Aki padaku? Aku masih tidak tahu harus berbuat apa, bagaimana. Ibuku akhirnya meneleponku dan bilang bahwa ayah dan ibuku tidak bisa langsung pergi kesana. Baru malam bisa berangkat dari Salatiga. Cepat-cepat aku beritahu bibi dan paman di rumah. Paman dan aku bersiap-siap untuk pergi rumah Bapa Aki. Aku berangkat jam setengah 4 sore dan sampai disana setengah 6 sore. Aku terlambat. Bapa Aki sudah dimakamkan.
Sedih. Cuma itu yang aku rasakan.
Aku belum bisa sepenuhnya melaksanakan nasehat-nasehatnya. Yang lebih ku sesalkan adalah aku taku punya dokumentasi bersama beliau dalam handphone ku. Semua dokumentasi ada di rumah di Salatiga. Aku tidak tahu, tapi aku merasa benar-benar sedih. Ah, bahkan aku tidak bagaimana harus mengakhiri tulisan ini.

Bapa Aki, terimakasih untuk nama yang telah Bapa Aki berikan untukku. Aku akan menjaganya dengan baik. Tuhan tahu Bapa Aki sudah siap, makanya Tuhan ingin bertemu. Keluarga Bapa Aki termasuk aku, ayah, mama, Ikhsan dan semuanya.. Insya Allah akan baik-baik saja dan akan selalu mendo’akan Bapa Aki. Terus awasi kami dari sana, ya.

Advertisements

2 thoughts on “Berpulangnya Sang Pemberi Nama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s