Mempertanyakan Esensi Berpuasa

Alhamdulillah, tahun ini kita masih mendapat kesempatan untuk bertemu kembali dengan bulan suci Ramadan. Dan bulan puasa tahun ini terasa sekali perbedaannya, khususnya untuk para pemerhati media sosial atau berita-berita lainnya. Bagaimana tidak? Banyak sekali peristiwa-peristiwa yang terjadi selama bulan Ramadan ini.

Yang paling mencolok tentu adalah kasus Ibu Saeni. Ibu-ibu penjual warteg yang dirazia oleh Satpol PP dan selanjutnya mendapat bantuan dana dari banyak pihak hingga ratusan juta. Wow! Dan dimana ada sesuatu yang menarik perhatian, disitulah ada banyak kontroversi. Mulai dari Ibu Saeni yang katanya adalah seseorang yang mampu secara ekonomi dan punya tiga warteg, pemberian bantuan yang katanya settingan dan banyak lah pokoknya semua dijadikan perdebatan. Yang mana yang benar? Wallahu’alam.

Ada pula kicauan-kicauan di Twitter yang jadi bahan perbincangan. Ehm, kicauan di Twitter memang sering juga menjadi bahan obrolan dan perdebatan bahkan di saat bukan bulan puasa. Entah saya yang tidak terlalu memantau Twitter di setiap bulan puasa atau memang baru kali ini saja, banyak sekali orang-orang yang berkicau perihal orang-orang yang tidak berpuasa haruslah menghormati yang puasa. Melalui pengamatan pribadi saya (ndak ilmiah ya, karena saya ndak punya data, ngira-ngira saja), kicauan sejenis ini banyak sekali bermunculan di tahun ini dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Entah kenapa, saya tidak terlalu paham. Mungkin karena prinsip minoritas harus mengikuti jalannya pihak mayoritas, katanya. Ndak paham juga saya. Kalau perkara hormat-menghormati yang menjadi masalah, ya harusnya sebuah penghormatan lahir dari keinginan sadar dan bukan paksaan ya? Bukan begitu idealnya? Sudah banyak pula tokoh-tokoh sekaliber Pak Lukman dan Gus Mus yang memberikan pernyataan bahwa puasa ya seyogyanya tidak perlu sampai bergesekan dengan kegiatan muamalah lainnya. Tapi ya seperti inilah yang terjadi.

Banyak artikel dan literatur mengenai hukum berjualan di bulan dipublikasikan. Kita bisa melihatnya banyak di internet. Silakan anda bisa baca sendiri. Kebanyakan artikel tersebut mengatakan bahwa tidak diperbolehkan berjualan di saat bulan Ramadan dengan alasan setidaknya berusaha menghindari dosa yang mungkin bisa terjadi kalau ada yang berjualanan makanan di siang hari saat puasa. Banyak sekali ragam dalil yang diberikan. Tapi mungkin ada yang luput dari pengamatan bahwa Tuhan juga tidak memperkenankan seseorang untuk menghalangi, merampas atau mengambil hak dan rejeki orang lain.

Banyak pendapat dari orang-orang yang bilang “Buat apa puasa kalau semua hal yang jadi pantangannya hilang? Bukankah puasa adalah menahan diri dari yang tidak diperbolehkan?” atau “Puasa tapi godaannya gak ada, lalu merayakan hari kemenangan. Kemenangan atas melawan apa?”. Saya sendiri setuju dengan pendapat seperti ini karena memang menurut saya benar seperti ini prinsipnya. Toh, di luar bulan Ramadan, banyak juga orang-orang yang berpuasa sunah, dan ya biasa saja. Puasa jalan, kegiatan yang lain juga jalan. Apa karena lantas ini bulan Ramadan maka semuanya harus menjalani ibadah Ramadan? Lah, yang tidak berkewajiban dan yang berkeyakinan lain bagaimana?

Saya yakin bahwa terjadinya banyak fenomena-fenomena yang kita saksikan selama bulan puasa tahun ini pasti ada hikmahnya. Semua pasti bisa menyimpulkan dan mengambil kesimpulan dari berbagai kejadian tersebut. Kalau saya pribadi percaya, hanya Tuhan dan makhluk-Nya yang tahu betul atas apa-apa yang dilakukan makhluk-Nya tersebut. Hubungan satu arah. Hablumminallah. Jadi, ya, masalah saya puasa atau nggak, dosa atau nggak, benar atau salah, ya nanti juga Gusti Allah yang menilai.

Pada akhirnya, timbullah pertanyaan, untuk apa saya berpuasa? Dan bagaimana saya harus berpuasa? Ah, saya yakin semuanya sudah paham dan pasti bisa menjawabnya masing-masing. Udah ah, saya mah mau ngabuburit main Twitter dulu nih. Mumpung belum ada peraturan yang melarang Twitter-an selama bulan puasa dengan alasan banyak foto makanan berseliweran di linimasa.

Advertisements

Berpulangnya Sang Pemberi Nama

21 Mei, 20 tahun yang lalu, pukul 3 sore lewat 15 menit, jiwa baru diturunkan ke Bumi. Dititipkan oleh Tuhan kepada sepasang suami-istri yang berbahagia. Konon, pada saat itu, baik sang suami maupun istri masih bingung untuk memberikan nama kepada buah hatinya. Akhirnya, bapak dari sang suami memberikan usulan agar beliau yang memberikan nama kepada si jabang bayi ini. Beliau, yang kupanggil Bapa Aki, memberikan sebuah nama.

Muhammad Luthfi Ismail.

***

Kejadian yang kuceritakan seperti diatas tadi kudapat dari ayah saat aku masih SD. Aku tak pernah secara langsung menanyakan kepada Bapa Aki (panggilanku untuk kakek dari ayahku) kenapa beliau memberiku nama Muhammad Luthfi Ismail. Tapi ayahku-lah yang menceritakan alasan kenapa Bapa Aki memilih nama itu untukku.

“Nama kamu mengandung 2 nama orang nabi besar sepanjang sejarah. Satu, Muhammad SAW. Nabi terakhir, nabi penutup dan penyempurna dari semua nabi-nabi yang turun sebelumnya. Dua, Ismail As. Kakek moyang dari Muhammad SAW itu sendiri, anak dari Khalilullah, Ibrahim As. Bahkan kalau kamu mengeja namamu dengan ejaan Bahasa Indonesia, ada kata ‘Luth’ di namamu, dan kamu punya 3 nama nabi di nama kamu.”

Aku dari dulu sangat bangga dengan namaku ini. Orang-orang pun acapkali memuji namaku. Lalu, waktu entah kapan (aku lupa) ayah berkata lagi:

“Inti dari Bapa Aki ngasih nama itu ke kamu adalah, kamu harus bisa mencontoh semua tauladan mereka. Misalnya: jadilah terpuji bagai Muhammad SAW, jadilah bijak bagai Ismail As, dan membela juga menyerukan sesuatu kepada yang benar walaupun kamu minoritas bagai Luth As.”

Aku sangat bangga pada kakekku.

***

Aku lumayan sering mengunjungi kakekku. Minimal setiap tahun aku pasti mengunjunginya. Walaupun perjalan yang kutempuh lumayan jauh karena rumahnya ada di Desa Saguling. Terdengar familiar? Ya, rumahnya ada disekitar Waduk Saguling, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Menyembelih ayam, berkebun dan banyak kegiatan lainnya yang Bapa Aki ajarkan. Dan beberapa tahun terakhir ini, aku sering juga menjenguknya baik di RS Dustira, Cimahi atau di rumah pamanku di Cipatat. Karena akhir-akhir ini, Bapa Aki sering sakit.

***

20 Juli 2014. Bulan Puasa. Hari Minggu. Dan aku bermalas-malasan sejak pagi hari. Entah kenapa, tapi aku merasakan hari ini seperti berjalan cepat dan lambat. Ah susah mendeskripsikannya. Beberapa kali aku ketiduran saat aku sedang menonton atau membaca. Aku merasa tidur pulas dan dalam waktu yang lama. Setelah terbangun, saat melihat jam, aku ternyata hanya tertidur 30 menit atau 1 jam. Tidak selama yang aku rasakan. Aneh.
Jam 2 siang aku lagi-lagi terbangun dari ketiduran. Jam setengah 3 sore, aku mendapat sms dari ibuku.

screenshot

Bingung. Aku hanya bisa diam. Kenapa tidak ada yang memberikan kabar Bapa Aki padaku? Aku masih tidak tahu harus berbuat apa, bagaimana. Ibuku akhirnya meneleponku dan bilang bahwa ayah dan ibuku tidak bisa langsung pergi kesana. Baru malam bisa berangkat dari Salatiga. Cepat-cepat aku beritahu bibi dan paman di rumah. Paman dan aku bersiap-siap untuk pergi rumah Bapa Aki. Aku berangkat jam setengah 4 sore dan sampai disana setengah 6 sore. Aku terlambat. Bapa Aki sudah dimakamkan.
Sedih. Cuma itu yang aku rasakan.
Aku belum bisa sepenuhnya melaksanakan nasehat-nasehatnya. Yang lebih ku sesalkan adalah aku taku punya dokumentasi bersama beliau dalam handphone ku. Semua dokumentasi ada di rumah di Salatiga. Aku tidak tahu, tapi aku merasa benar-benar sedih. Ah, bahkan aku tidak bagaimana harus mengakhiri tulisan ini.

Bapa Aki, terimakasih untuk nama yang telah Bapa Aki berikan untukku. Aku akan menjaganya dengan baik. Tuhan tahu Bapa Aki sudah siap, makanya Tuhan ingin bertemu. Keluarga Bapa Aki termasuk aku, ayah, mama, Ikhsan dan semuanya.. Insya Allah akan baik-baik saja dan akan selalu mendo’akan Bapa Aki. Terus awasi kami dari sana, ya.

Tentang 9 Juli 2014

Akhirnya saya nulis lagi setelah sekian lama gak nulis!
Hehehe (•ˆ Oˆ•)//

Sekarang sudah tanggal 10 Juli 2014. Gak ada yang istimewa sih. Sebenernya yang agak istimewa itu kemarin. Yap. Ada Pilpres untuk periode 2014-2019 di tanggal 9 Juli 2014 kemarin. Dan buat saya sendiri, pilpres tahun ini sangat heboh.

Bagaimana tidak? Buat saya pribadi, kapan lagi anda melihat pendukung capres dan cawapres yang tingkat fanatik nya bisa disamakan dengan fans-fans boyband, girlband, idolgroup dll? Hanya di tahun ini saya melihat fenomena yang seperti ini. Gak di dunia nyata, di media sosial, semuaaaaaa banjir akan koar-koar dari para pendukung capres dan cawapres ini.

Pilpres tahun ini memang pertama kalinya pilpres yang diikuti hanya oleh 2 pasang kontestan. Kontestan No. 1 pasangan Prabowo Subianto – Hatta Rajasa, dan kontestan No. 2 pasangan Joko Widodo – Jusuf Kalla. Tentunya, semua calon memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Udah lah ya gak usah dibahas lagi, pilpres udah lewat hehe :p

Sepanjang kampanye banyak cara dilakukan oleh para pendukung dan relawan dari masing-masing kubu. Ada yang berkampanye lewat media sosial, ada yang membuat karya-karya, ada konser-konser gratis, bagi-bagi sesuatu (kaos, stiker, pin, sembako dll) (kebanyakan sih gitu, tanpa bermaksud menilai negatif) daaaan masih banyak hal lain yang dilakukan untuk menggalang dukungan.

Yang unik lagi dalam pilpres tahun ini (setidaknya menurut saya), dikabarkan pula beberapa tokoh yang biasanya golput (tidak menentukan pilihan) akhirnya menentukan pilihannya pada pilpres tahun ini. Setidaknya, itu adalah suatu kemajuan sistem demokrasi yang ada (bagi saya pribadi). Mungkin pengaruh dari capres cawapres yang ada ya?

Lembaga-lembaga survei pun berserakan..eh bertebaran (ya pokoknya itu lah) di pilpres tahun ini. Saya sarankan untuk para pembaca, agar pandai-pandai menilai dan memperhatikan hasil quick count yang sedang berlangsung, terlepas dari berbgai macam pendapat soal quick count yang ada. Beberapa lembaga survei ternyata banyak yang memiliki masalah sehingga dalam kredibiltasnya perlu dipertanyakan kembali.

Dan pada pilpres tahun ini, yang paling menonjol (setidaknya bagi saya) adalah keterlibatan anak-anak muda dalam kegiatan pilpres ini. Baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam bersuara, berpendapat, manggalang dukungan, melilih, berperan sebagai relaawan dan lain-lain. Secara gambaran umum, bisa disimpulkan bahwa golongan muda sudah mulai aktif dan peduli terhadap ekosistem politik di negara kita. Yaa, yang apatis juga masih ada sih.

Mungkin itu saja kilas balik Pemilu Presiden 9 Juli 2014 yang bisa saya tulis. Kurang dan lebihnya mohon maaf. Maklum, saya mah belum pandai menulis. Hehe.

Bonus:

Melody JKT48

Frieska JKT48

Jeje JKT48

Dhike JKT48

Desy JKT48

Chika JKT48

Lidya JKT48

Tata JKT48

Veranda JKT48

P.S: Bagian dimana saya secara sadar membuat postingan ini cuma yang bagian bonus aja. Gak ding, bercanda.

Kenapa Saya Jadi Fans JKT48?

tuan ganjil

Sekedar curhat, tidak lebih.

Jawaban pertanyaan itu ketika pertama kali saya bilang saya menyukai JKT48 sekitar setahun lalu adalah lagu-lagunya. Di luar situasi bahwa saya sempat menggemari AKB48 sesaat di tahun 2008, saya kira hampir semua penggemar anime dan dorama Jepang yang banjir di televisi pada tahun 1990-an hingga awal 2000-an familiar dengan musik yang mereka bawakan. Lirik-lirik yang puitis tapi mengena permasalahan sehari-hari dengan musik yang kebanyakan upbeat menciptakan semacam rasa melankolik sekaligus optimisme secara bersamaan. Bagi orang awam penerjemahan lirik yang bergaya Haiku tersebut mungkin terdengar aneh ditambah lagi kualitas terjemahan lagu-lagu JKT48 pada saat itu tidak bisa dibilang memuaskan. Karena itu, saya pikir JKT48 hanya akan populer di kalangan pecinta budaya Jepang saja. Saya tidak pernah lebih salah lagi.

JKT48 adalah fenomena. Istilah bombastis ini belakangan seringkali digunakan berbagai media untuk menjelaskan perkembangan JKT48 yang sulit dipahami oleh kebanyakan orang Indonesia. Orang bisa mengerti ketika kebanyakan…

View original post 1,093 more words

Lirik Lagu JKT48 – Hanikami Lollipop

Cover JKT48 Flying Get

Hi guys! Ini pertama kalinya saya posting sesuatu yang eksplisit tentang JKT48 di blog. Gatau kenapa pengen aja. Jadi, udah pada tau kan tentang single JKT48 yang Flying Get ini? Nah, katanya sih ada lagu Hanikami Lollipop ini. Buat yang mau tau liriknya, monggo disimak.

Malu-malu lollipooppu
Setiap kali membayangkan dirimu
Aku pun tersenyum-senyum
Sampai jadi malu sendiri

Malu-malu lollipooppu
Jika kau mencoba rasa hatiku
Lebih dari semua permen
Pasti akan terasa sangat manis

Malu-malu lollipoppu
Malu-malu lollipoppu

Di sekolah itu memang, sangat mengherankan
Bahkan sampai laki-laki, yang biasa saja menjadi terlihat

keren
Pada awalnya kukira, hanya ilusi belaka
Ternyata dirikulah yang, salah sangka, a..a..kan tetapi

Di kursi belakang, kau menatap keluar
Wajah sampingmu yang indah, kenapa sampai sekarang
Ku tak menyadarinya, ada murid baru
Kamu sunguh, tidak terdeteksi!

Tiba-tiba lollipooppu
Bagaikan sedang mengeluarkan
Rasa sayang yang amat besar
Dari dalam saku celana

Tiba-tiba lollipooppu
Aku pun kembali jadi anak-anak
Mulai merengek memohon
Cinta searah yang luar biasa

Tiba-tiba lollipooppu
Tiba-tiba lollipooppu

Mengapakah cinta itu hanya terdiam saja?
Saat mata saling pandang, aku menunduk jadi tersipu malu
Tak mampu berkata-kata, semakin lama dipendam
Waktu makin memanasi, perasaan makin kental.. I Love you!

Tas berwarna biru tertinggal kau lupakan
Pada punggungmu itu ada sayap yang tumbuh
Ku ingin mengejar meski masih sempat
Fikiran yang sangat menyedihkan

Malu-malu lollipooppu
Setiap kali membayangkan dirimu
Aku pun tersenyum-senyum
Sampai jadi malu sendiri

Malu-malu lollipooppu
Jika kau mencoba rasa hatiku
Lebih dari semua permen
Pasti akan terasa sangat manis

Tiba-tiba lollipooppu
Bagaikan sedang mengeluarkan
Rasa sayang yang amat besar
Dari dalam saku celana

Tiba-tiba lollipooppu
Aku pun kembali jadi anak-anak
Mulai merengek memohon
Cinta searah yang luar biasa

Malu malu lollipooppu
Tiba-tiba lollipooppu
Malu malu lollipooppu
Tiba-tiba lollipooppu

Jangan lupa untuk beli CD original nya di tempat yang sudah disediakan oleh manajemen JKT48 ya ^^

#SokReview: @Kuran666er Episode 2 – Konflik di Awal Seri

Yeay! Setelah sembilan ratus dua puluh tujuh tahun delapan bulan lima minggu tiga hari lima belas jam dua menit sembilan detik (skip aja, gausah dibaca) menunggu episode selanjutnya dari #Kuran666er, kemarin malam, akhirnya episode 2 rilis! Tidak sia-sia saya nunggu, tidak sia-sia saya nge-refresh tab stream Soundcloud berkali-kali. Kurang kerjaan? Iya. Emang KURAN666 BAN666ET. Ini semua salah kalian!

Awalnya, agak kecewa dan penasaran, kenapa ini jedanya lama bener dah. Tapi saya tau, membuat dan merancang audio drama seperti ini tidak mudah. Dan ternyata, beberapa alasannya adalah take VO yang berkali-kali & editingnya yang super lama. Konon katanya sampai sekitar 50 jam! (bener gak sih?) Wow banget! Dan lagi, episode sekarang 40 menitan durasinya! Wanjer, nanjak coy! Eh maap, maap xD

40 menit yang disajikan disini menurut saya pribadi memuaskan. Terlebih karena di episode ini sudah mulai muncul konflik internal di Kuran666er. Drama ini udah bener-bener mulai terlihat ‘drama’. Banyak masalah-masalah yang based on reality mulai dimunculkan disini. Mulai dari, Om Pichink yang sudah berkeluarga dan bagaimana dia mengatur kehidupan ngidolnya. Rendy yang hidupnya dikuasai oleh GTA..eh bukan..oleh game dan emang karena dia kerjanya di komunitas game juga. Bintang yang juga sudah punya pacar dan juga orang kantoran. Kurang lebih semua masalah tiap anggota Kuran666er itu sama, masih denial terhadap sifat kuran666 mereka. Kecuali Rangga. Ya, Rangga sudah terlihat sangat menikmati keceriaan dan kebahagiaan dalam menjadi seorang fans dan juga menerima sifat kuran666-nya. Eh bentar, ini udah mulai review belum? Ah udahlah, baca aja ya kakak-kakak.

Penempatan setiap penggalan lirik lagu JKT48 di setiap percakapan antar tokoh ini, menurut saya keren banget! Setiap saya denger, pasti aja timbul pertanyaan ((( KOK BISA? ))) Plot cerita kali ini pun, saya pribadi nilai memuaskan. Dengan jeda yang agak lama dari episode pertama, episode kali ini sudah menawarkan sesuatu yang bisa mengobati kami-kami semua yang rindu akan drama favorit kami ini! *ceilah*
Scriptwriter-nya sangar! Four thumbs up!

CERITA DAN SEGALA TETEK BENGEKNYA: 9/10

Dari segi penjiwaan karakter, episode ini sudah mulai terlihat lebih ada peningkatan daripada episode sebelumnya. Kapten Mario disini sudah terlihat lebih berwibawa. Wi..bawa potopek. Wi..bawa lightstick. Wi..bawa barbel. Eh nggak nggak! Ampun Om! xD Beneran keliatan berwibawa kok. Penjiwaan sebagai seorang mentor udah keliatan kok. Intonasi dari setiap percakapannya udah pas. Coba deh om, setiap melafalkan penggalan lirik lagu jeketi, lebih santai om. Hehehe xD

Saya kaget disini sama Bintang. Bintang galak yah? Hahaha. Udah dapet tuh Bintang penjiwaannya walau masih ada yang suka naik turun. Om Pichink di episode ini keren pake banget xD Perannya sebagai seorang ayah dan fans dekidol dan pahlawan delusi bener-bener dihayati. Mantep om! Buat Jovi, kalo lagi serius dialognya kayak kurang gitu ya. cuy. Tapi pasti di episode selanjutnya pasti tambah bagus kok. Kalo buat Rangga, no comment! Mending syuting film beneran gih. Keren pake banget! :)) Rendy..umm, Rendy maen GTA V aja sanah. Biarin aja Yona grad.
.
.
.
.
Gak deng, mantep konyolnya! Tetep dijaga konyolnya! xD

Peri(a brewokan dengan suara sepeti kucing berantem) Gala? Konyol! Tapi keren! Karakternya kayak Gai (Gokai Silver) tapi bedanya sombong dan angkuh gitu. Udah mantep! ‘-‘)b
Jenderal Woshrek kelihatan lebih jahat disini! Kereeenn! AAAKKKKKKK!! xD Saya tetapkan, mulai saat ini, saya adalah #TimVVoshrek!

Dari segi editing sound, mungkin karena saya bukan praktisi di bidang beginian, jadi maaf-maaf kata kalo saya terkesan sotoy. Suara-suara member terdengar pas disini. Nyambung. Terus saya ngerasa kayaknya, volume suara Peri(a brewokan dengan suara sepeti kucing berantem) Gala terdengar lebih tinggi dari yg lain. Apa cuma fatamorgana kuping saya aja?

Buat Kak Pipu, gimana kalau dia dikontrak permanen aja? Saya dukung! #TimNaratorGarisKeras

PENJIWAAN KARAKTER, PERCAKAPAN DLL: 8,8/ 10
TEKNIS AUDIO: 8,9/10

Walaupun banyak yang bilang episode ini kepanjangan, bagi saya sih nggak. Bagi saya, justru promosinya yang sebelum audio ini dirilis, nah itu kelamaan. Kelamaan nunggu, greget sama sedikit mood udah agak turun. Untungnya, di scene awal-awal udah bisa naikin mood. Hohoho xD

Kalau ada salah-salah kata ya maaf ya.

SEKIAN

Trivia:

1. Kode GURenShaDel yang waktu itu muncul dari tim KOT (Kuran666er Official Team), nah udah tau dong jawabannya? Hah, belum?

2. Kode RGB Sounds Good pastinya udah ngerti dong. Hah? Belum juga?

3. Kenapa Rangga ikut bantu-bantu kegiatan renovasi panggung dan teater JKT48? Selain dia memang kuran666 banget, apa alasannya?

#SokReview: @Kuran666er Episode 1 – Selamat Datang Pahlawan Delusi

Saya suka sekali tokusatsu. Semenjak kecil, hampir semua orang tahu superhero semacam ini. Tak usah saya sebut, pasti banyak yang tahu kok, haha. Di lain sisi, pada masanya, drama radio pernah menjadi jawara dalam dunia hiburan. Saur Sepuh, Tutur Tinular, Misteri Gunung Merapi, Catatan Si Boy pernah jadi pilihan masyarakat dalam memilih bahan hiburan. Saya sendiri tidak ingat apa saya pernah menikmati masa-masa ini. Percayalah, judul-judul yang saya sebutkan tadi adalah hasil googling. Lalu apa hubungannya antara tokusatsu dengan drama radio? Penasaran?

Nah! Cukup basa-basinya. Saya akan mencoba menulis lagi #SokReview. Kali ini tentang drama audio (atau apapun istilahnya, saya juga ngarang itu) yang sedang populer, khususnya di kalangan wota. Yaitu tentang #Kuran666er. Tokusatsu pertama yang hadir dalam bentuk audio!

Tapi, sebelum membaca lebih lanjut, #SokReview saya ini mungkin bersifat subjektif, tak semenarik review dari Skyman Kuran666er disini atau review dari @realQuezFlow yang ini. Jadi, saya sangat senang jika ada saran dan kritik juga dari pembaca. Tapi, saya pribadi lebih suka kalau dibeliin nasi goreng babat sih. Gratis lagi!

Syahdan, suatu hari di linimasa Twitter (saya lupa kapan), para wota dan tokoh-tokoh kreatif yang ada di tab saya semacam Bang Rendy, Bang Rangga, Kak Gala..mulai menggembar-gemborkan tentang Kuran666er. Oke. Pikiran pertama saya adalah, “Ranger yang kurang. Tapi apanya yang kurang ya?”. Ini bikin saya benar-benar penasaran. Dan saya sempat berfikir juga, akan jadi seperti apa, dan dalam bentuk apa?

Singkat cerita, saya menemukan akun Soundcloud Kuran666er! Senang bukan main! Sudah tidak sabar lagi saya menunggu episode pertamanya keluar. Tapi, pada waktu itu, akun Soundcloud tersebut masih berisikan teaser-teaser saja. Sumpah, teaser-teasernya saja sudah membuat saya bengong. “Kok bisa sebagus ini? Ini baru teaser lho!”, begitu pikir saya. Ditambah lagi setelah mendengar teaser opening-nya. KEREN!! XD Dan mulailah muncul kode ini:
BHABB0AC.2048

Jadi apa maksudnya? Fiuuhhh.. Sampai episode pertama rilis pun saya gak bisa mecahin kodenya kecuali 2048, yang ternyata memang benar itu adalah durasi episode pertama. Hohoho! Tebakan saya benar! Dan kode berupa huruf dan angka itu akhirnya dibocorkan oleh twitnya Kuran666Red disini:

Dan hari itu pun tiba. 28 Desember 2013. Hari dimana senshuuraku RKJ dan perpisahan Stella Cornelia. Dan di hari itu pula saya sedang tidak berada di kota. Saya sedang ada di desa yang notabene sinyal internetnya kurang bagus. BAH! “Entar streaming episode perdana piye?” Tapi keajaiban terjadi. Pukul 21.03 WIB, tiba-tiba koneksi internet saya berjalan dengan baik! Lah.. KOK BISAAA??!! Ah bodo amat, yang penting saya bisa streaming episode perdana ini dan tanpa pikir panjang saya langsung menuju akun Soundcloud Kuran666er XD

Mungkin ada yang belum denger episode 1 Kuran666er, coba kesini dulu deh: Episode 1
Jangan lupa follow kesini yaw! @Kuran666er

TOKOH
Sampai saat ini ditulis, baru episode 1 saja yang dirilis. Jadi, tidak menutup kemungkinan ada banyak tokoh yang nanti akan muncul lagi. Baiklah, mari kita kupas satu persatu tokoh-tokohnya.

#KURAN666RED (@RanggaPranendra)
Ternyata abang-abang yang satu ini bener kuran666 (–, ) Jargon, “Mel.. Kangeeeeeennn~~” bener-bener bikin ketawa XD Benar-benar mencerminkan kerinduan yang mendalam pada oshinya. Hehehe. Sosok leader yang cukup baik untuk Kuran666er ini. Dialog yang dilakukan sama Bang Rangga pun keliatan natural banget. Kayak menjiwai banget gitu. Keliatan gagah..tapi kuran666. Apalagi dimana ketika ada adegan Kuran666Red sedang berbicara dengan Jenderal Woshrek dan saat Kuran666Red mendapatkan senjata barunya ‘Laksani Sword’. Itu imajinatif sekali, lho. Membayangkannya benar-benar mengharuskan saya membuat sebuah bayangan visual sendiri di pikiran saya. Keren banget kalo beneran bakal dijadikan komik :)) Oiya, “Laksanikan!” ini kata-kata yang ngeselin banget lah! Hahahaha.

Gagah kan? Tapi ya gitu..kuran666

Gagah kan? Coba human form nya..kuran666 banget

#KURAN666BLACK (@Pichink)
Wota mulia. Panutan keluarga. Sayang istri dan anak dan juga sayang oshi. Sepertinya, karakter yang tercipta dari Om Pichink ini adalah seorang yang bijaksana gitu. Ya, semacem ranger-ranger hitam di serial Sentai/ Power Rangers. Lagi-lagi karakter yang unik. Terkesan bijak tapi kalo ngomongin oshi ekspresinya itu lucu, Om XD
Saran saya, cepetan kenalin jeketi ke anaknya, Om. Takutnya Jenderal Woshrek menang terus jeketi bubar, Om.

Eh, jangan deh! Saya belom pernah teateran! Selamatkan para member yah!

#KURAN666GREEN (@Jovi_Mikki)
“Oshi gua Rena, cuuuyyyyyy”. Kalimat yang diucapkan Bang Jovi ini juga terdengar sangat kuran666. Intonasi dialog yang diucapkan Bang Jovi ini juga udah bagus. Terdengar enjoy dan natural. Saya berharap di episode 2 nanti juga di tonjolkan nih karakter si hijau. Eh bentar, di Kuran666er ada aturan oshi boleh lebih dari satu gak? Kalo gak ada, nanti Bang Jovi bisa dipecat lho. Nanti Kapten Mario bakal rekrut orang lain, hehe.

#KURAN666BLUE (@bintangrafdi)
Kaget sih. Karena drama audio jadi kita kan gak bisa melihat secara visual. Kenapa saya kaget? Lagi enak-enaknya Bang Rangga sama Om Pichink lagi ngobrol tau-tau udah ada suara lain, yang katanya udah ngantri di depan. Hoho, ternyata itu suara Bang Bintang. Ranger biru kita. Kalo ditebak-tebak gitu, apa bener karakter ranger biru ini sama kayak oshinya, pemalu gitu? Ya saya belum tau sih. Mungkin karena baru 1 episode jadi belum all out karakternya. Beberapa dialog juga terdengar agak kaku, atau emang sifatnya juga? Ah sudahlah, semoga di episode 2 nanti karakter utamanya Bang Bintang yah.

#KURAN666YELLOW (@rendyyusuf)
“Tapi gua sukaanyaaa Yoonaaaaaaa~”
“Houuuooo..yeeiiyeeeehhh~”
Gak bisa ngomong banyak. Bodornya poll!! XD Bang Rendy sepertinya memang bener-bener kuran666. Pake ban666et. Natural banget nih. Penasaran pengen ketemu Bang Rendy langsung begimana yak? Haha. Kayaknya Yona udah jadi candu gitu buat karakter si kuning ini XD Tetap bodor ya bang di episode-episode selanjutnya X))

KAPTEN MARIO (@fxmario)
Yang saya liat dari karakter Kapten Mario ini, masih banyak yang perlu diketahui asal-usulnya. Dalam pembawaannya, sepertinya masih kaku dan masih terdengar seperti membaca script banget. Tapi, saya yakin kok Om Mario ke depannya bakal lebih menjiwai. Ya iyalah. Kapten OOM48 gitu *lho
Tapi, serius, jujur saya sangat menantikan asal usul masa lalu karakter Kapten Mario ini. Hehehehe.

NARATOR (katanya sih @GalaEvanggala)
Enak denger suara naratornya. Terkesan memang biasa bercerita. Jadi saat narator membacakan cerita, saya benar-benar bisa membayangkan kejadiannya seperti apa. Cadelnya lucu, bang :v Hehehe.

SUARA DOANG BELUM TAU BAKAL JADI APA (katanya sih @GalaEvanggala juga)
“Sisil manis, ya!” *dengan nada cadel*
Curiga sama beberapa kemungkinan sih:

1. Si tokoh ini ranger tambahan
2. Punya keterkaitan sama Kuran666Red atau Kapten Mario
3. Kalau pun bener jadi ranger tambahan, pasti warnanya anti-mainstream

JENDERAL WOSHREK (@boviesandhi)
“Akulah yang akan menghitamkan pelangi, menghujani wota dengan kepedihan. Aku adalah Jenderal Woshrek. Akulah yang akan mengakhiri segala kebohongan ini. Akan kuakhiri JKT48. Dan kalian, wota-wota tak berguna, kalian akan kujatuhkan pada penyesalan tanpa batas!”

“Kalian akan mengerti air mata abadi yang kualami, ‘DENAial Schyte’!
Kekuatan potopek trainee merah, ‘Negative Delusion’!
Berubahlah kalian wota-wota lemah menjadi wombie!”

“Wombie! Serang mereka selagi aku menculik satu persatu member JKT48. Hahahaha!”

Speechless. Badass banget Bang Bovie ini :))
Jagoan banget. Berani menghancurkan kuil kesayangan wota! Beuuhh!! Untuk episode 1 ini, gak ada kekurangan. Cukup menjajikan sebagai antagonis. Thumbs up! 😀
Saya juga curiga, Jenderal Woshrek ini punya hubungan sama Kapten Mario. Cuma prediksi sih.

Gimana? Badass banget kan?

Gimana? Badass banget kan?

KAPTEN JKT48, KORBAN PENCULIKAN YANG SELAMAT (@melodyJKT48)
Makasih banyak! Iya kau mau ngucapin makasih banyaaakkk.. Aku bersyukur banget karena dukungan kalian smeua berarti banget.. :’) *sambil nangis*
Entah kenapa suara Melody disini terdengar seperti Ayu Ting Ting. Kayaknya dia pas baca script kurang menjiwai gitu.

Eh bentar, Melody ikutan, kan?

SARAN

OP-nya dishare donnggggggsssssss! Orang-orang perlu tahu karya Mas Vit ini! Dan semoga kedepannya bisa jadi komik beneran kayak disini nih..
komik Strawberry Diaries

Akhir kata, selamat datang, Pahlawan Delusi!

*Catatan Kaki

1. 2 fanart (Kuran666Red & Jenderal Woshrek) adalah buatan Kak Nathaniel (@ninesicks)
2. Komik tentang idol group yang terakhir itu adalah side story dari komik ‘Hellknight’ (baca disini) yang berjudul ‘Strawberry Diaries’ (baca disini)