#SokReview: @Kuran666er Episode 2 – Konflik di Awal Seri

Yeay! Setelah sembilan ratus dua puluh tujuh tahun delapan bulan lima minggu tiga hari lima belas jam dua menit sembilan detik (skip aja, gausah dibaca) menunggu episode selanjutnya dari #Kuran666er, kemarin malam, akhirnya episode 2 rilis! Tidak sia-sia saya nunggu, tidak sia-sia saya nge-refresh tab stream Soundcloud berkali-kali. Kurang kerjaan? Iya. Emang KURAN666 BAN666ET. Ini semua salah kalian!

Awalnya, agak kecewa dan penasaran, kenapa ini jedanya lama bener dah. Tapi saya tau, membuat dan merancang audio drama seperti ini tidak mudah. Dan ternyata, beberapa alasannya adalah take VO yang berkali-kali & editingnya yang super lama. Konon katanya sampai sekitar 50 jam! (bener gak sih?) Wow banget! Dan lagi, episode sekarang 40 menitan durasinya! Wanjer, nanjak coy! Eh maap, maap xD

40 menit yang disajikan disini menurut saya pribadi memuaskan. Terlebih karena di episode ini sudah mulai muncul konflik internal di Kuran666er. Drama ini udah bener-bener mulai terlihat ‘drama’. Banyak masalah-masalah yang based on reality mulai dimunculkan disini. Mulai dari, Om Pichink yang sudah berkeluarga dan bagaimana dia mengatur kehidupan ngidolnya. Rendy yang hidupnya dikuasai oleh GTA..eh bukan..oleh game dan emang karena dia kerjanya di komunitas game juga. Bintang yang juga sudah punya pacar dan juga orang kantoran. Kurang lebih semua masalah tiap anggota Kuran666er itu sama, masih denial terhadap sifat kuran666 mereka. Kecuali Rangga. Ya, Rangga sudah terlihat sangat menikmati keceriaan dan kebahagiaan dalam menjadi seorang fans dan juga menerima sifat kuran666-nya. Eh bentar, ini udah mulai review belum? Ah udahlah, baca aja ya kakak-kakak.

Penempatan setiap penggalan lirik lagu JKT48 di setiap percakapan antar tokoh ini, menurut saya keren banget! Setiap saya denger, pasti aja timbul pertanyaan ((( KOK BISA? ))) Plot cerita kali ini pun, saya pribadi nilai memuaskan. Dengan jeda yang agak lama dari episode pertama, episode kali ini sudah menawarkan sesuatu yang bisa mengobati kami-kami semua yang rindu akan drama favorit kami ini! *ceilah*
Scriptwriter-nya sangar! Four thumbs up!

CERITA DAN SEGALA TETEK BENGEKNYA: 9/10

Dari segi penjiwaan karakter, episode ini sudah mulai terlihat lebih ada peningkatan daripada episode sebelumnya. Kapten Mario disini sudah terlihat lebih berwibawa. Wi..bawa potopek. Wi..bawa lightstick. Wi..bawa barbel. Eh nggak nggak! Ampun Om! xD Beneran keliatan berwibawa kok. Penjiwaan sebagai seorang mentor udah keliatan kok. Intonasi dari setiap percakapannya udah pas. Coba deh om, setiap melafalkan penggalan lirik lagu jeketi, lebih santai om. Hehehe xD

Saya kaget disini sama Bintang. Bintang galak yah? Hahaha. Udah dapet tuh Bintang penjiwaannya walau masih ada yang suka naik turun. Om Pichink di episode ini keren pake banget xD Perannya sebagai seorang ayah dan fans dekidol dan pahlawan delusi bener-bener dihayati. Mantep om! Buat Jovi, kalo lagi serius dialognya kayak kurang gitu ya. cuy. Tapi pasti di episode selanjutnya pasti tambah bagus kok. Kalo buat Rangga, no comment! Mending syuting film beneran gih. Keren pake banget! :)) Rendy..umm, Rendy maen GTA V aja sanah. Biarin aja Yona grad.
.
.
.
.
Gak deng, mantep konyolnya! Tetep dijaga konyolnya! xD

Peri(a brewokan dengan suara sepeti kucing berantem) Gala? Konyol! Tapi keren! Karakternya kayak Gai (Gokai Silver) tapi bedanya sombong dan angkuh gitu. Udah mantep! ‘-‘)b
Jenderal Woshrek kelihatan lebih jahat disini! Kereeenn! AAAKKKKKKK!! xD Saya tetapkan, mulai saat ini, saya adalah #TimVVoshrek!

Dari segi editing sound, mungkin karena saya bukan praktisi di bidang beginian, jadi maaf-maaf kata kalo saya terkesan sotoy. Suara-suara member terdengar pas disini. Nyambung. Terus saya ngerasa kayaknya, volume suara Peri(a brewokan dengan suara sepeti kucing berantem) Gala terdengar lebih tinggi dari yg lain. Apa cuma fatamorgana kuping saya aja?

Buat Kak Pipu, gimana kalau dia dikontrak permanen aja? Saya dukung! #TimNaratorGarisKeras

PENJIWAAN KARAKTER, PERCAKAPAN DLL: 8,8/ 10
TEKNIS AUDIO: 8,9/10

Walaupun banyak yang bilang episode ini kepanjangan, bagi saya sih nggak. Bagi saya, justru promosinya yang sebelum audio ini dirilis, nah itu kelamaan. Kelamaan nunggu, greget sama sedikit mood udah agak turun. Untungnya, di scene awal-awal udah bisa naikin mood. Hohoho xD

Kalau ada salah-salah kata ya maaf ya.

SEKIAN

Trivia:

1. Kode GURenShaDel yang waktu itu muncul dari tim KOT (Kuran666er Official Team), nah udah tau dong jawabannya? Hah, belum?

2. Kode RGB Sounds Good pastinya udah ngerti dong. Hah? Belum juga?

3. Kenapa Rangga ikut bantu-bantu kegiatan renovasi panggung dan teater JKT48? Selain dia memang kuran666 banget, apa alasannya?

Advertisements

#SokReview: @Kuran666er Episode 1 – Selamat Datang Pahlawan Delusi

Saya suka sekali tokusatsu. Semenjak kecil, hampir semua orang tahu superhero semacam ini. Tak usah saya sebut, pasti banyak yang tahu kok, haha. Di lain sisi, pada masanya, drama radio pernah menjadi jawara dalam dunia hiburan. Saur Sepuh, Tutur Tinular, Misteri Gunung Merapi, Catatan Si Boy pernah jadi pilihan masyarakat dalam memilih bahan hiburan. Saya sendiri tidak ingat apa saya pernah menikmati masa-masa ini. Percayalah, judul-judul yang saya sebutkan tadi adalah hasil googling. Lalu apa hubungannya antara tokusatsu dengan drama radio? Penasaran?

Nah! Cukup basa-basinya. Saya akan mencoba menulis lagi #SokReview. Kali ini tentang drama audio (atau apapun istilahnya, saya juga ngarang itu) yang sedang populer, khususnya di kalangan wota. Yaitu tentang #Kuran666er. Tokusatsu pertama yang hadir dalam bentuk audio!

Tapi, sebelum membaca lebih lanjut, #SokReview saya ini mungkin bersifat subjektif, tak semenarik review dari Skyman Kuran666er disini atau review dari @realQuezFlow yang ini. Jadi, saya sangat senang jika ada saran dan kritik juga dari pembaca. Tapi, saya pribadi lebih suka kalau dibeliin nasi goreng babat sih. Gratis lagi!

Syahdan, suatu hari di linimasa Twitter (saya lupa kapan), para wota dan tokoh-tokoh kreatif yang ada di tab saya semacam Bang Rendy, Bang Rangga, Kak Gala..mulai menggembar-gemborkan tentang Kuran666er. Oke. Pikiran pertama saya adalah, “Ranger yang kurang. Tapi apanya yang kurang ya?”. Ini bikin saya benar-benar penasaran. Dan saya sempat berfikir juga, akan jadi seperti apa, dan dalam bentuk apa?

Singkat cerita, saya menemukan akun Soundcloud Kuran666er! Senang bukan main! Sudah tidak sabar lagi saya menunggu episode pertamanya keluar. Tapi, pada waktu itu, akun Soundcloud tersebut masih berisikan teaser-teaser saja. Sumpah, teaser-teasernya saja sudah membuat saya bengong. “Kok bisa sebagus ini? Ini baru teaser lho!”, begitu pikir saya. Ditambah lagi setelah mendengar teaser opening-nya. KEREN!! XD Dan mulailah muncul kode ini:
BHABB0AC.2048

Jadi apa maksudnya? Fiuuhhh.. Sampai episode pertama rilis pun saya gak bisa mecahin kodenya kecuali 2048, yang ternyata memang benar itu adalah durasi episode pertama. Hohoho! Tebakan saya benar! Dan kode berupa huruf dan angka itu akhirnya dibocorkan oleh twitnya Kuran666Red disini:

Dan hari itu pun tiba. 28 Desember 2013. Hari dimana senshuuraku RKJ dan perpisahan Stella Cornelia. Dan di hari itu pula saya sedang tidak berada di kota. Saya sedang ada di desa yang notabene sinyal internetnya kurang bagus. BAH! “Entar streaming episode perdana piye?” Tapi keajaiban terjadi. Pukul 21.03 WIB, tiba-tiba koneksi internet saya berjalan dengan baik! Lah.. KOK BISAAA??!! Ah bodo amat, yang penting saya bisa streaming episode perdana ini dan tanpa pikir panjang saya langsung menuju akun Soundcloud Kuran666er XD

Mungkin ada yang belum denger episode 1 Kuran666er, coba kesini dulu deh: Episode 1
Jangan lupa follow kesini yaw! @Kuran666er

TOKOH
Sampai saat ini ditulis, baru episode 1 saja yang dirilis. Jadi, tidak menutup kemungkinan ada banyak tokoh yang nanti akan muncul lagi. Baiklah, mari kita kupas satu persatu tokoh-tokohnya.

#KURAN666RED (@RanggaPranendra)
Ternyata abang-abang yang satu ini bener kuran666 (–, ) Jargon, “Mel.. Kangeeeeeennn~~” bener-bener bikin ketawa XD Benar-benar mencerminkan kerinduan yang mendalam pada oshinya. Hehehe. Sosok leader yang cukup baik untuk Kuran666er ini. Dialog yang dilakukan sama Bang Rangga pun keliatan natural banget. Kayak menjiwai banget gitu. Keliatan gagah..tapi kuran666. Apalagi dimana ketika ada adegan Kuran666Red sedang berbicara dengan Jenderal Woshrek dan saat Kuran666Red mendapatkan senjata barunya ‘Laksani Sword’. Itu imajinatif sekali, lho. Membayangkannya benar-benar mengharuskan saya membuat sebuah bayangan visual sendiri di pikiran saya. Keren banget kalo beneran bakal dijadikan komik :)) Oiya, “Laksanikan!” ini kata-kata yang ngeselin banget lah! Hahahaha.

Gagah kan? Tapi ya gitu..kuran666

Gagah kan? Coba human form nya..kuran666 banget

#KURAN666BLACK (@Pichink)
Wota mulia. Panutan keluarga. Sayang istri dan anak dan juga sayang oshi. Sepertinya, karakter yang tercipta dari Om Pichink ini adalah seorang yang bijaksana gitu. Ya, semacem ranger-ranger hitam di serial Sentai/ Power Rangers. Lagi-lagi karakter yang unik. Terkesan bijak tapi kalo ngomongin oshi ekspresinya itu lucu, Om XD
Saran saya, cepetan kenalin jeketi ke anaknya, Om. Takutnya Jenderal Woshrek menang terus jeketi bubar, Om.

Eh, jangan deh! Saya belom pernah teateran! Selamatkan para member yah!

#KURAN666GREEN (@Jovi_Mikki)
“Oshi gua Rena, cuuuyyyyyy”. Kalimat yang diucapkan Bang Jovi ini juga terdengar sangat kuran666. Intonasi dialog yang diucapkan Bang Jovi ini juga udah bagus. Terdengar enjoy dan natural. Saya berharap di episode 2 nanti juga di tonjolkan nih karakter si hijau. Eh bentar, di Kuran666er ada aturan oshi boleh lebih dari satu gak? Kalo gak ada, nanti Bang Jovi bisa dipecat lho. Nanti Kapten Mario bakal rekrut orang lain, hehe.

#KURAN666BLUE (@bintangrafdi)
Kaget sih. Karena drama audio jadi kita kan gak bisa melihat secara visual. Kenapa saya kaget? Lagi enak-enaknya Bang Rangga sama Om Pichink lagi ngobrol tau-tau udah ada suara lain, yang katanya udah ngantri di depan. Hoho, ternyata itu suara Bang Bintang. Ranger biru kita. Kalo ditebak-tebak gitu, apa bener karakter ranger biru ini sama kayak oshinya, pemalu gitu? Ya saya belum tau sih. Mungkin karena baru 1 episode jadi belum all out karakternya. Beberapa dialog juga terdengar agak kaku, atau emang sifatnya juga? Ah sudahlah, semoga di episode 2 nanti karakter utamanya Bang Bintang yah.

#KURAN666YELLOW (@rendyyusuf)
“Tapi gua sukaanyaaa Yoonaaaaaaa~”
“Houuuooo..yeeiiyeeeehhh~”
Gak bisa ngomong banyak. Bodornya poll!! XD Bang Rendy sepertinya memang bener-bener kuran666. Pake ban666et. Natural banget nih. Penasaran pengen ketemu Bang Rendy langsung begimana yak? Haha. Kayaknya Yona udah jadi candu gitu buat karakter si kuning ini XD Tetap bodor ya bang di episode-episode selanjutnya X))

KAPTEN MARIO (@fxmario)
Yang saya liat dari karakter Kapten Mario ini, masih banyak yang perlu diketahui asal-usulnya. Dalam pembawaannya, sepertinya masih kaku dan masih terdengar seperti membaca script banget. Tapi, saya yakin kok Om Mario ke depannya bakal lebih menjiwai. Ya iyalah. Kapten OOM48 gitu *lho
Tapi, serius, jujur saya sangat menantikan asal usul masa lalu karakter Kapten Mario ini. Hehehehe.

NARATOR (katanya sih @GalaEvanggala)
Enak denger suara naratornya. Terkesan memang biasa bercerita. Jadi saat narator membacakan cerita, saya benar-benar bisa membayangkan kejadiannya seperti apa. Cadelnya lucu, bang :v Hehehe.

SUARA DOANG BELUM TAU BAKAL JADI APA (katanya sih @GalaEvanggala juga)
“Sisil manis, ya!” *dengan nada cadel*
Curiga sama beberapa kemungkinan sih:

1. Si tokoh ini ranger tambahan
2. Punya keterkaitan sama Kuran666Red atau Kapten Mario
3. Kalau pun bener jadi ranger tambahan, pasti warnanya anti-mainstream

JENDERAL WOSHREK (@boviesandhi)
“Akulah yang akan menghitamkan pelangi, menghujani wota dengan kepedihan. Aku adalah Jenderal Woshrek. Akulah yang akan mengakhiri segala kebohongan ini. Akan kuakhiri JKT48. Dan kalian, wota-wota tak berguna, kalian akan kujatuhkan pada penyesalan tanpa batas!”

“Kalian akan mengerti air mata abadi yang kualami, ‘DENAial Schyte’!
Kekuatan potopek trainee merah, ‘Negative Delusion’!
Berubahlah kalian wota-wota lemah menjadi wombie!”

“Wombie! Serang mereka selagi aku menculik satu persatu member JKT48. Hahahaha!”

Speechless. Badass banget Bang Bovie ini :))
Jagoan banget. Berani menghancurkan kuil kesayangan wota! Beuuhh!! Untuk episode 1 ini, gak ada kekurangan. Cukup menjajikan sebagai antagonis. Thumbs up! 😀
Saya juga curiga, Jenderal Woshrek ini punya hubungan sama Kapten Mario. Cuma prediksi sih.

Gimana? Badass banget kan?

Gimana? Badass banget kan?

KAPTEN JKT48, KORBAN PENCULIKAN YANG SELAMAT (@melodyJKT48)
Makasih banyak! Iya kau mau ngucapin makasih banyaaakkk.. Aku bersyukur banget karena dukungan kalian smeua berarti banget.. :’) *sambil nangis*
Entah kenapa suara Melody disini terdengar seperti Ayu Ting Ting. Kayaknya dia pas baca script kurang menjiwai gitu.

Eh bentar, Melody ikutan, kan?

SARAN

OP-nya dishare donnggggggsssssss! Orang-orang perlu tahu karya Mas Vit ini! Dan semoga kedepannya bisa jadi komik beneran kayak disini nih..
komik Strawberry Diaries

Akhir kata, selamat datang, Pahlawan Delusi!

*Catatan Kaki

1. 2 fanart (Kuran666Red & Jenderal Woshrek) adalah buatan Kak Nathaniel (@ninesicks)
2. Komik tentang idol group yang terakhir itu adalah side story dari komik ‘Hellknight’ (baca disini) yang berjudul ‘Strawberry Diaries’ (baca disini)

Cuap-cuap Tentang Kemal, JKT48 dan Stand Up Comedy Indonesia

Hari ini, tepatnya 29 November 2013, linimasa Twitter gue dari jam sekitar abis dzuhur sampe jam setengah 5-an (kira-kira yah, ngapain juga gue itungin?) rame banget sama video. Gue sih berharap video yang diomongin itu sekuel video SMPN 4 & SMPN 3, tapi sayangnya bukan. Jadi pas gue cek link nya, ternyata itu adalah video stand up comedy-nya Kemal Palevi di acara hajatnya Genderuwota48 dan katanya.. materi jokes tentang JKT48 yang disampaikan dinilai sudah terlalu kelewatan. Dan sangat kebetulan sekali, beberapa menit sebelum video tersebut di privat oleh Roadkill Pictures, gue masih sempet aja melakukan kejahatan digital (sebut saja mengunduh)-(maaf ya om, itu karena gue belom nonton jadi penasaran).

Nah, setelah gue nonton itu, ternyata ya.. gue ketawa-ketawa aja. Refleks gue atau gimana gue juga kurang paham. Ya, tapi kan kita bisa membedakan ketawa itu jadi 2 macem. Ketawa suka sama ketawa sebel. Sebenernya gitu sih. (Kalo gak salah itu kata twitnya Om Isman HS). Gue mengambil beberapa poin yang (menurut gue) ‘fenomenal’ bagi para fans jeketi.

1. Muka Sisil gaenak 1:32
2. “Ada yg suka sisil? Gila selera lo sengklek juga” 1:46
3. 3 orang member yg “kurang” termasuk yg udah graduate, Diasta 1:59
4. Shafa gak ada yg nge-oshiin 2:14
5. Dibuat bahan dikamar mandi gak bisa 2:35
6. Ngebahas sepinya HS Sisil dan Shafa 3:15
7. Melody, Nabilah dan Allah 4:40
8. Member lagi pake baju seksi pas ngomong soal Allah 5:00
9. Jibril nolak negur member karena mensyen gadibales 5:38

Sebenernya poin nomer 9 gak terlalu ngaruh secara langsung ke member yah, cuma karena memang lucu aja jadi gue masukin juga. Dan untuk beberapa menit ke akhirnya gak usah gue bahas karena menurut gue gak tajem-tajem amat. Bagi sebagian orang, terlepas apakah dia sensitif atau nggak, materi jokes Kemal ini bisa dibilang tajam. Bahkan sangat tajam bagi orang yang bener-bener awam tentang Stand Up Comedy karena komedi jenis ini materinya cenderung ke arah provokatif ato apalah sejenisnya. Menyangkut ras, suatu komunitas, agama dll.

Dalam konteks Kemal ini, menurut gue, dia secara nggak langsung (atau langsung (?) ) mengklaim dirinya adalah wota atau fans jeketi atau apalah itu). Dan dia membawakan materi yang sebenarnya masih ada dalam komunitas yang dia klaim. Terlepas dari apakah dia sering berkomunikasi dengan para wota yang lainnya atau tidak, tapi imej “Kemal itu wota” sudah banyak orang tahu. Maka, saat dia “menjelek-jelekkan” beberapa member jeketi di dalam materinya, secara otomatis pasti akan memancing emosi beberapa fans. Yaa, umumnya sih gitu. Respek terhadap Kemal mungkin akan banyak berkurang di komunitas fandom tersebut. Apalagi sampek ada yang mau bikin petisi menolak Kemal main di film tersebut. Gilee!! Serius bener yah? (–, )

Namun, dalam masalah materi tersebut, disaat gue memposisikan diri sebagai orang biasa, yang gatau jeketi dan gatau Stand Up Comedy, gue pikir-pikir lagi sih ya memang udah agak kelewatan sih. Gak bisa dipungkiri, komedi di negeri kita belum bisa lepas dari eksploitasi fisik. Apapun bentuknya. Baik komedi jenis apapun itu. Harapan gue sih, semoga apa yang udah terjadi ini gak membawa pendapat-pendapat yang kurang baik untuk pihak-pihak terkait seperti: “Ah, wota sensitif banget sih!”, “Para komika semua materinya kelewatan banget!”, “Jekate mah ngumbar aurat mulu! (eh bener kan ya?)” atau “Ini presiden mana? Kok kasus Kemal gak di ditanggepin? Oiya, negara aja belum bener diurusnya.”

Oke, kayaknya gue udah mulai banyak gak nyambungnya. Yaa, yasudah lah karena sudah berlalu biarlah berlalu. Biar jadi pelajaran untuk semua pihak. Mohon maaf untuk semua pihak yang tidak suka kelakuan saya dalam menulis opini ini, reupload video tersebut dll.
BTW, saya fans jeketi yang belom pernah nge-live di acara mereka, ada yang mau ajak saya?

UPDATE:

Ada pesen dari authornya nih. Maap-maap kata ya pembaca..

Demi menghindari hal hal yang tidak diinginkan terhadap pihak yang bersangkutan (Kemal, JKT48, Genderuwota) lebih bijak bila video ini dihapus saja. Karena kalau terendus media gosip, urusan bakal makin panjang. Terimakasih atas pengertiannya.

HIPradana,
PR Roadkill Pictures

UPDATE (30-11-2013):

Gue sadar, artikel gue ini masih banyak kekurangan. Termasuk tentang Aaron Ashab dan kakaknya yang masih sempat-sempatnya berusaha merebut perhatian teman-teman dunia maya dengan mencoba ‘berdebat’ kembali dengan Kemal. Padahal situasinya lagi agak runyem ye kemaren. Lagi ‘hot’ kemaren fandom jeketi vs Kemal, bisa-bisanya ada yang nyelip. Kesempatan dalam kesempitan 🙂
((( OPORTUNIS SOUNDS GOOD )))

UPDATE (1 Desember 2013)

Gue kirain di awal bulan ini, itu kasus bakal selese dan tenggelam lalu sepi. Subhanallah! Masih ada aja yang memperpanjang bahkan sampai mengira-ngira yang nggak-nggak. Berprasangka buruk. Huft. Sifat asli manusia Indonesia.

Gue ikutin kasus ini dari awal dan udah lewat 1×48 jam dan mulai miris + geli. Liat aja, beberapa oknum yang terus menekan Kemal seakan berada diatas angin dan terus-terusan memojokkannya. Ini aneh lho. Padahal Kemal udah menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan masalah. Kemal juga udah pasrah mau dicap apapun, mau diomongin begimana pun, Kemal mau nyelesein masalah ini dengan cara apapun.

Mari kita agak sedikit relijius *ehem*. Gue tau materinya emang rada rada. Memaafkan memang bukan berarti melupakan. Tapi, bukannya Tuhan itu Maha Pemaaf? Oke, kalau pembaca ateis atau agnostik bisa di skip.

Gue sih lebih prefer kalo masalah ini wota, kroni-kroninya dan simpatisan gak terlalu berkoar banyak-banyak. Mari kita dukung Kemal dan keluarga terkait eh pihak pihak terkait juga untuk menyelesaikannya. Kita gausah ikut banyak banyak lah. Cukup memantau. Mantaunya juga biasa aja kali..gausah sampe nyinyir ngetwit mulu :p Siapalah kita inyi..eh ini.. Yaa, itu sih menurut gue. Karena, gue memandang ini udah berlebihan.

Fin.